For Ads

Post Top Ad

ArtikelCatatanPhotoshop

Katanya, "Desain Grafis bukan Desain Gratis"



Desain Grafis adalah suatu bentuk komunikasi visual yang menggunakan gambar untuk menyampaikan informasi atau pesan seefektif mungkin. Dalam desain grafis, teks juga dianggap gambar merupakan hasil abstraksi simbol-simbol yang bisa dibunyikan. Desain grafis diterapkan dalam desain komunikasi dan fine art. Kata Desain Grafis pertama kali digunakan pada tahun 1922 disebuah esai berjudul New Kind of Printing Calls for New Design yang ditulis oleh William Addison Dwinggins, seorang desainer buku Amerika.

Banyak yang bertanya lebih tepatnya menyalahkan ketika saya terlalu antusias menolak praktek desain greatis. "Itu kan hak masing-masing orang, yang ngerjain aja ga protes!" Begitu kira-kira respon yang saya terima dari beberapa orang yang rata-rata tidak bergelut dalam bidang desain Grafis. Berangkat dari itu, maka saya kira perlu untuk menulis artikel sebagai jawaban kenapa desain itu tidak boleh gratis. Bukan hanya klarifikasi, tapi juga berbagi pendapat dan pemikiran dari sudut pandang saya sebagai pelaku dibidang desain grafis. Senang kiranya jika ada respon dari pihak yang pro terhadap desain gratis, semoga menjadi ajang tukar pikiran yang bermanfaat.

Desain yaitu seni, ya seni. dari seni terdapat waktu pas kita sejak diusia dini (anak-anak), Yap! contohnya bisa dilihat, ada yang pernah ngalamin waktu masa kanak-kanak sering gambar di tembok?

Because.. the Earth without art is just Eh!

Bila komprasinya bahwa desainer perlu biaya hidup, transportasi dsb. Argumen itu mudah dipatahkan korporasi atau pengguna jasanya. Karenadesainer tidak mengerjakan hanya satu perkerjaan. Maka beban biaya desainer tersebut harus dibagi proposional dengan klien lain.

Yang lebih realistis tentang mengapa sebuah konsep harus dihargai adalah bagaimana rancangan itu mampu menjadi kunci keberhasilan atau pencapaian. 

Tergantung kreatif yang dibuat. Bila logo, maka logo tersebut reflektif menjelaskan personality dan brand persuahaan. bila konsep iklan, ia mampu meningkatkan awareness, ingat loyal atau mendorong orang membeli dst.

Itu sebabnya tidak ada murah dan mahal dalam desain. yang ada adalah reasonable price (Penghargaan yang masuk akal). Terutama ketika ia mampu mencapai tujuan desain itu dibuat. 


Jadi, desain itu harus dibayar? Seorang desainer harusnya diapresiasi, dalam bentuk materi atau membayarnya atas hak cipta apa yang udah dibuat. Yang paling rendah adalah apresiasi dalam bentuk "cuman begini, gue juga bisa" atau juga ada temen yang pengen nyuruh untuk ngedesain suatu photo atau teks, "Oh, jadi mau itung-itungan?" atau enggak "Lah mahal amat, kaya ke siapa aja lu!". Dan yang paling parah, cuman dalam bentuk ucapan terimakasih atau "Thank you!"

Desain grafis jeung desain gratis emang beda sahuruf, tapi ngaruhna satungtung hirup.

Tapi apakah seorang desainer sangat perlu apresiasi si pelanggan? Untuk menghasilkan sebuah karya yang sangat bernilai dan tentunya bagus. membutuhkan imajinasi lebih. Butuh banyak ide untuk merangkai sebuah imajinasi, dan tentunya merngkai butuh banyak waktu, dan juga waktu bisa di artikan tak ternilai. Lalu 'ide=berharga' dan 'waktu=tak ternilai' lalu 'Ide+Waktu=Desain'. Namun masih banyak yang beranggapan bahwa desain itu Gratis bukan Grafis. Oke dibawah ini ada sedikit cerita, dibaca dulu yo..

"Reza, besok kan mau ada event nih disekolahan gue. tolong bikinin poster yak!"
 "Oke bisa, gue semepetin deh.. Project temanya kayak gimana Andana?"
"Ah pokoknya bikin yang keren. Terserah loe deh mau gimana. Soal tema nya lu urus sendiri." 
"Iya deh iya.." 
Besoknya si Andana nagih ke si Reza.. 
"Za, besok kan mau ada event nih disekolahan gue. tolong bikinin poster yak.!" 
"Oke bisa, gue sempetin deh.. project temannya kaya gimana Andana?" 
"Ah pokoknya bikin yang keren. terserah lu deh mau gimana. Soal tema lu urus sendiri" 
"Iya deh iya..." 
Besoknya si Andana nagih ke si Reza.. 
"Gimana za? udah jadi?"
"Belum bro. masih di konsepin" 
"Minggu depan bisa selesai kan?" 
"Iya deh iya..."
Kemudian Reza begadang tiap malam untuk mencari konsep tema yang sesuai dengan event si andana tersebut. Kenapa Reza begadang? Karena ia tidak diberikan konsep yang jelas dan project tema nggak ada dan itu bikin susah. Susah sekali, butuh imajasi super dan waktu yang cukup memakan.
Seminggu kemudian..

"Nih Andana posternya" Reza menyodorkan handphonenya. 
"Lah kok simpel gini? kurang menarik za!" 
"Lah menarik gimana, ini supaya event lu kelihatan jelas dan tersampaikan ke orang lain kan?" 
"Iya tapi nggak ada seninya, tapi gak papa deh ntar gue utak-atik sendiri. Thanks ya!" 
Setelah mentransfer file poster dari handphone tersebut menggunakan 
Bluetooth, Andana pun pergi meninggalkan Reza begitu saja. 
Lah? *Krik.. krik..

Kesimpulan cerita diatas. Cerita diatas jadi gambaran desainer grafis kadang nggak di kasih brief atau tema tentang project dan hanya berujung kata hatur nuhun sabandungeun.. 'thanks'
Well, untuk awalan emang gak salah. Mau ngebangun reputasi dengan menggratiskan karya terlebih dahulu atau emang itu prinsip. It's okay. Tapi sebagai klien atau 'orang yang minta tolong' ada baiknya nggak mengggeneralisasikan prinsip gratis tersebut. Seorang desainer selalu menyangkut hak cipta. dan hak cipta harus di apresiasi.


Logo adidas cuman segitiga garis-garis aja, kok harganya sampe berjuta-juta? Diatas ini adalah tanggapan kalo dia bisa bikin lebih baik daripada yang orang lain lakukan. Sebenarnya desain grafis adalah tentang simply city. Ya benar! Seorang desainer grafis sebenarnya membuat beberapa paragraf menjadi sebuah logo poster banner yang mudah dicerna oleh orang lain dengan cepat. Dan itu membutuhkan ide dan waktu!

a pictures is a worth one hundreds words

Sampah Visual. Tidak heran kalo di Indonesia desain banner, baliho poster tiap tahun nya kayak gitu-gitu aja. tidak berkembang cepat. ya itu tadi, minimnya apresiasi. Untuk berkembang butuh modal, gimana mau berkembang kalo gak dikasih modal? yang ada malah berkembang biak.


Yang aneh dieksplotasi yang membodohi dirutinkan, yang enggak jelas dibuat terkenal. Yang idenya bagus gak dikasih modal, yang karyanya keren gak dimudahkan, yang berani mengambil resiko nggak dikasih kesempatan, yang mencoba berlomba dengan standar global dibilang melupakan akar, yang fresh disuruh mengikuti standar, yang kontribusinya besar creditnya ditumpangi; sekalinya pindah ke lain negara untuk lebih dianggap. dibilang gak mendukung bangsa.

Apresiasi terhadapa desain grafis. Semakin banyak yang memberi jasa layanan desain gratis. maka akan semakin banyak orang yang berfikir desain grafis itu adalah perkerjaan iseng dan hobi semata. Padahal sipemberi jasa desain gratis kebanyakan adalah orang yang tidak punya pengetahuan apa-apa tentang desain grafis, biasanya hanya bermodal sedikit aplikasi instan seperti hal layaknya banyak aplikasi-aplikasi intan lainnya yang memberikan fitur filter efek, lantas iseng membuat beberapa karya.

Gratis desain hanya akan menjatuhkan martabat desainer itu sendiri, dan juga akan menumpulkan semangat kreatifitas serta condong asal-asalan dalam membuat sebuah karya desain.

Kesadaran Akan Hak Cipta. Gratis berarti jelas, tanpa bayar! Sedangkan suatu karya desain grafis biasanya berisi dengan teks dan gambar dimana desainer memiliki hak penuh atas keduanya. Hak penuh itu saja tidak (selamanya) bisa diperoleh secara gratis. Minimal sekali, desainer menggunakan alat bantu seperti kamera untuk gambar yang disertakan pada karya, tentu ini tidak gratis bukan? Lantas ketika tidak diapresiasikan dengan dibayar, tidak ada yang mau repot. Alhasil adalah menggunakan objek grafis yang desainer tidak memiliki hak untuk menggunakannya.

Sungguh ironi sekali mereka tidak tahu atau pura-pura tidak tahu... bahkan dia lupa pakaian yang bagus yang dikenakan hasil dari karya seni.

Daya Apresiasi Sungguh Sangat Kurang. Didalam sistem kapitalisme penghargaan itu ditransformasi dalam bentuk uang. Negara-Negara berbasis sosialisme biasanya menghargai para senimannya dengan memfasilitasi mereka agar dapat terus berkarya lebih baik, menciptakan lingkungan yang kondusif untuk berkarya dan setidaknya mereka tidak perlu risau dengan kebutuhan dasarnya (basic needs, bukan unlimited desires) karena sudah dijamin negara.

Kreatif bukanlah hal yang mudah yang didapat sejak lahir. Pola pikir dan proses berpikir kreatif dengan latihan terus meneruslah yang membuat seseorang bisa disebut kreatif. Mereka menolong orang lain dalam hal desain, tolong balik menghargainya.

Kualitas Karya. Suatu karya desain akan dianggap berhasil ketika dia berperan positif dalam hal fungsi desain grafis bukan hanya kepentingan klien, ini kepentingan semua orang yang masih hidup dan bisa melihat. Dia berisi informasi dan pesan dan ketika informasi dan pesan tersebut tidak sampai kaudiens, maka akan timbul kebingunan dan kekacauan. Bayangkan jika papan tanda pinggir jalan menggunakan warna hijau (bukan warna merah), pasti akan banyak kesaradaran yang akan terjun bebas kedalam jurang. Berangkat dari peran penting itu, desainer grafis sebaiknya memiliki standar kualifikasi yang makin bagus. Dan jasa layanan desain grafis perlahan menurunkan kualitas karya desain grafis secara keseluruhan. Kualitas dibangun oleh support dan dorongan salah satu bentuknya adalah apresiasi yang tidak ada pada desain gratis.

Tapi kadang karna kita adalah orang yang antusias, ketika kita menceritakan ide kita keorang lain yang kemudian suatu hari ide itu dipake karna antusiasme kita di anggap obrolan ringan biasa (angin lalu)

 Lalu bagaimana dengan tanggapan mu? semoga apa yang saya tulis di blog pribadi Catatan Kusam, yang saya alamin bisa bermanfaat buat semua orang dan bersemangat untuk belajar jadi yang terbaik. bila ada kata yang terucap salah atau sedikit menyinggung. mohon maaf! Begitu juga dengan kritik & saran dari kalian semua untuk blog Catatan Kusam ini dikolom komentar. Thanks ya!

Related Posts

20 komentar:

  1. Mantab ane suka artikel abang

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe iya bro, apa yang saya alamin semoga bisa di amalin :)

      thx ya udah komen di blog sederhana saya ini :)

      Hapus
  2. Setuju, tapi kita sendiri aja make aplikasi desain masih yg gratisan,

    BalasHapus
    Balasan
    1. Nahhhhhh hahahah....

      Hapus
    2. Paling tidak kan tidak memakai aplikasi instan, karena desain itu yang paling susah adalah proses :D

      Hapus
  3. Bagus ini artikel nya , saya suka saya suka

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe iya bro, apa yang saya alamin semoga bisa di amalin :)

      thx ya udah komen di blog sederhana saya ini :)

      Hapus
  4. wahh unik nih... sering2 kesini dah, jangan lupa ke blog pribadi ane juga yaa. Septinoblacxer.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe iya bro, apa yang saya alamin semoga bisa di amalin :)

      thx ya udah komen di blog sederhana saya ini :)

      Hapus
  5. Hehehe iya bro, apa yang saya alamin semoga bisa di amalin :)

    thx ya udah komen di blog sederhana saya ini :)

    BalasHapus
  6. orang indo memang sukanya yang gratisan kah hehe, mampir ke blog ane yaa (Blogeseptino .xyz) https://goo.gl/ZJFOIW

    BalasHapus
    Balasan
    1. Makasih sudah nyempetin komen bro, haha iya bro. membudaya wkwkw

      Hapus
  7. Terutama temen deket bukannya dpet apresiasi malah minta bikinin gratisan parahnya lagi maksa
    Izin share gan artikelnya bagus bgt :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ada juga lohh pasti yang bilang "Harga teman" wkwkw.
      iya silahkan kak, sertakan sumber nya ya kak :)

      Hapus
  8. "Terima kasih" paling parah? Lebih baik ga diterimakasihin dong? :p

    Artikelnya bagis, walau sy bkn desainer grafis, tapi liat komik2 curhatan ilustrator & pengarang webtoon jd tau betapa banya waktu & tenaga yg dimakan, padahal waktu & tenaga tiap org berharga

    BalasHapus
  9. Setuju banget, banyak mereka yang tidak tahu dibalik sebuah desain selalu ada usaha, ide, skill, dan waktu

    BalasHapus
  10. desainer juga ternyata hehe
    salam satu layer wkwk
    nice post, kunjungi balik ya dan follow balik punya ane

    http://desaingrafiswira.blogspot.com

    BalasHapus
  11. Bener gan, kerja keras harus dihargai. Desain grafis juga hasil kerja keras, apalagi kalailu hasilnya bagus. Tetep buktikan bahwa semua orang bisa saja desain, tapi sedikit yang bisa bagus...

    BalasHapus

Post Bottom Ad